Anak Autisme pun Capai Pendidikan S3

March 24, 2010 asih rossi
Tags:

Pernahkah kita melihat anak kecil dengan sikap yang tidak biasa, seperti menggeleng-gelengkan kepala, cuek bila dipanggil, memainkan satu benda selama satu jam, bila ya, maka mungkin kita telah melihat anak yang mengalami autisme. Sebenarnya apa sih autisme itu? Salah satu pakar akan coba menjabarkan lengkap tentang autisme. Autisme merupakan suatu kelainan yang dialami manusia akibat kelainan kromosom. “Tapi sampai sekarang, masih belum diketahui kelainan pada kromosom yang mana,” kata DR dr Y Handoyo MPH, ketua Yayasan AGCA Center (Sekolah untuk anak berkebutuhan khusus). Faktor penyebab kelainan kromosom tersebut dapat diakibatkan oleh faktor eksternal (pemicu) dan internal (genetik). Faktor eksternal dapat terjadi karena terkena paparan logam berat atau terkena penyakit. Sedangkan untuk faktor internal, berdasarkan data statistik, faktor penyebabnya terjadi waktu memiliki anak. Semakin lanjut usia seseorang memiliki anak, semakin besar kemungkinan anak yang dikandungnya mengalami autis. Seperti pada penyakit, autisme ini memiliki derajat tingkat keparahan dari yang berat hingga yang ringan. “Karena spektrumnya (derajat tingkat keparahan, red) yang demikian luas, maka sekarang ini autisme tidak dipandang lagi sebagai suatu penyakit, melainkan sebuah syndrome atau kumpulan dari gejala,” ujarnya. Secara garis besar, tiga gejala umum autisme, yaitu ketidakmampuan bersosialisasi, ketidakmampuan berkomunikasi dan adanya perilaku aneh yang repetitive (diulang secara terus-menerus). Ketidakmampuan bersosialisasi ditandai dengan kontak mata yang buruk atau tidak ada sama sekali, cuek bila dipanggil, dan tidak mengerti perasaan orang lain. “Misalnya, pengidap autis akan langsung mencomot makanan orang lain tanpa permisi, memasuki rumah orang tanpa permisi,” ujar pria ramah ini. Yang menyangkut ketidakmampuan berkomunikasi adalah lambat berbicara atau tidak bisa berbicara sama sekali, berceloteh yang tidak diketahui artinya, membeo atau menirukan kata-kata atau nyanyian tanpa mengetahui artinya.Perilaku aneh di sini seperti: menggoyangkan kepala, memainkan jari tangan, berlari memutari kursi, naik turun tangga, memainkan gerendel pintu, dll selama setengah hingga satu jam. Anak Autis juga suka melihat benda yang bergetar (seperti speaker), berkilau, berputar, dll. “bila kita mengganggunya atau berusaha menghentikan keinginannya, dia akan sangat marah!” ujarnya.
Penanganan Autisme bisa melalui terapi perilaku (behaviour therapy) maupun terapi biomedis (biomedical therapy). Terapi perilaku terdiri dari terapi bicara, terapi okupasi, bersosialisasi, menghilangkan perilaku autis (perilaku aneh), dll.Terapi biomedis dilakukan dengan pemberian obat, vitamin, mineral, suplemen, diet susu sapi dan tepung terigu, serta terapi kelasi (chelation therapy) yaitu terapi untuk mengeluarkan logam berat pada tubuh. Diet susu sapi dan tepung terigu dilakukan karena orang autis tidak dapat mencerna protein pada susu sapi maupun tepung terigu dengan sempurna, serta dapat menimbulkan efek semacam morphin pada otakPenanganan tersebut berhasil jika anak tersebut dapat ber-mainstreaming (dapat diterima di semua lingkungan, bisa mandiri), bukan normal, karena definisi ‘normal’ sendiripun masih sulit untuk diartikan. “Jangan meremehkan anak autis! Anak autis ini ada yang dapat bersekolah sampai S1, S2, bahkan S3. Belum tentu manusia ‘normal’ yang lain dapat seperti ini,” katanya sambil tersenyum.

Kunci untuk para orang tua agar anaknya terhindar dari autisme adalah agar segera melakukan deteksi dini. Saat bayi berusia kurang dari dua tahun, periksa kontak mata pada bayi. Biasanya bayi usia dua sampai tiga bulan dapat melakukan kontak mata. Sedangkan bila anak sudah berusia lebih dari dua tahun, harus dilihat kemampuan berbicaranya, ketanggapannya bila dipanggil, serta kontak matanya. Semakin cepat anak autis ditangani maka semakin besar pula kemungkinannya untuk sembuh.

Entry Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Pages

Categories

Calendar

March 2010
M T W T F S S
« Dec   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts

 
%d bloggers like this: